Kamis, 10 Juli 2014

Ketika rasa senang yang berlebihan menghampiri, bersiaplah untuk menghadapi seribu hal yang lebih menyedihkan daripda peristiwa menyenangkan itu. Boleh saja dan pasti saja setiap manusia selalu mengharapkan hal terbaik dan sebahagia mungkin dalam hidupnya. Hanya ingin menghadapi liku'' hidup yang sederhana dan simple, tapi kenyataan dan realita tak semudah itu. Hidup penuh tantangan, perjuangan dan pengorbanan.
Jika hidup tak seindah dibayangkan, maka jangan membayangkan hidup yang indah. Dalam hidup kita bercampur dan bergaul dengan banyak orang, dengan seribu satu watak, sifat dan sikap orang. kita harus memahami berbagai variasi kehidupan, dan jangan mudah sakithati dengan perkataan'' tersebut. Agar bisa survive dalam kehidupan yang sangat'' rumit. Ini hidup, ini dunia yang keras. jika kita tidak bisa menaklukkan dunia ini, kita yang akan ditaklukan dunia. dengan kata lain "pasrah" terhadap takdir illahi. Saya pernah membaca ntah itu hadist ataupun ayat dalam Al Qur'an "tidak ada yang bisa mengubah takdir seseorang kecuali orang itu sendiri yang merubahnya''.
memang takdir ada ditangan Illahi ,,tapi apa salahnya jika kita mencoba mengubah takdir menjadi yang lebih baik dari yg ditakdirkan sang Illahi???
itu semua takdir dan semua wajib serta harus disyukuri :)

Minggu, 30 Juni 2013

about Embung ??!!

About Embung UNNES ??

            Embung yang sekarang memang jauh berbeda dengan embung yang dulu. Dulu embung terkesan tidak terawat dan kotor. Paling  warga sekitar yang hanya ingin memancing ikan. Air yang hanya dibiarkan menggenang atau terkadang hampir habis karena surut tidak cukup menarik untuk dinikmati di kala sore hari seperti ini. Tapi, sekarang embung tampak terawat dan bersih.  Embung UNNES yang awalnya hanya sebagai tempat penampungan air hujan dan penyerapan air di UNNES dan mempunyai kapasitas penampungan air 5.000 meter kubik, sekarang menjadi tempat nongkrong para mahasiswa/mahasiswa di kala sore maupun malam hari. Pihak universitas melanjutkan pembangunan embung, dengan menambahkan  semacam gazebo yang terletak ditengah embung beserta jembatan yang bisa dilewati dan juga pemavingan di sekitar pinggiran yang biasa dijadikan tempat memancing atau dudukan. Bahkan sekarang sudah ada tembok kecil yang membatasi bagian selatan embung. Embung ini menampung air dari dua saluran utama sekitar kampus Unnes, kedua saluranitu dilengkapi dengan bak kontrol berkedalaman 3 meter untuk menyaring air yang masuk ke dalam embung. Sementara untuk mengendalikan debit air, embung tersebut juga dilengkapi sebuah pintu air selebar 1 meter. Ditambahnya pintu air yang dipasang di embung tersebut persisi dengan pintu air di bendung-bendung. Dimana untuk pengoperasiannya masih dilakukan secara manual.


  

Sabtu, 29 Juni 2013

JALAN PANJANG DAN SEMPIT


 
Saat menuju kampus Unnes bagian Timur ( FT,FIK ) banyak mahasiswa yang memilih melewati jalan sempit dan panjang di depan lapangan tennis indoor atau sebelah lapangan lari Unnes. Di jalan yang sempit ini banyak mahasiswa yang jalan ataupun naik motor yang lewat sini. Walaupun sempit lebih banyak yang memilih lewat sini di bandingkan harus memutar lewat jalan tengah Unnes.
 
Kurang lebih begitu gambaran dari jalan yang ada di sana. Namun ini di ambil ketika jalan memang lenggang dari penggunanya. Jika saat padat pengguna jalan kaki maupun bermotor ini sangat terlihat kurang layak,karena sempit dan juga sebagian jalan di sini sudah rusak lumayan parah.
Apalagi jika sehabis hujan,maka kondisi jalan ini makin mengkhawatirkan untuk di lewati. Jalan yang sempit ini akan terlihat kumuh karena genangan air dan lubang-lubang kerusakan jalan yang tidak terlihat akan menambah bahaya pengguna jalan ini apalagi pengguna bermotor.
Di tambah lagi jika malam hari di sini sangat gelap karena kurangnya penerangan jalan. Di sepanjang jalan ini terdapat 3 lampu yang seharusnya berfungsi,tapi pada kenyataannya ini hanya sebagai pajangan saja,entah karena lampu yang sudah rusak atau lupa untuk di hidupkan.
Yang jelas di jalan yang panjang dan sempit ini sangat kurang perhatian dan perawatan. Seharusnya dari pihak Universitas peka dengan keadaan di kawasan wilayahnya,dan bergerak cepat untuk melakukan perbikan demi kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan ini.