About
Embung UNNES ??
Embung yang
sekarang memang jauh berbeda dengan embung yang dulu. Dulu embung terkesan
tidak terawat dan kotor. Paling warga sekitar yang hanya ingin memancing
ikan. Air yang hanya dibiarkan menggenang atau terkadang hampir habis karena
surut tidak cukup menarik untuk dinikmati di kala sore hari seperti ini. Tapi,
sekarang embung tampak terawat dan bersih. Embung UNNES yang awalnya hanya sebagai tempat
penampungan air hujan dan penyerapan air di UNNES dan mempunyai kapasitas
penampungan air 5.000 meter kubik, sekarang menjadi tempat nongkrong para
mahasiswa/mahasiswa di kala sore maupun malam hari. Pihak
universitas melanjutkan pembangunan embung, dengan menambahkan semacam
gazebo yang terletak ditengah embung beserta jembatan yang bisa dilewati dan
juga pemavingan di sekitar pinggiran yang biasa dijadikan tempat memancing atau
dudukan. Bahkan sekarang sudah ada tembok kecil yang membatasi bagian selatan
embung. Embung ini menampung air dari dua saluran utama sekitar kampus Unnes,
kedua saluranitu dilengkapi dengan bak kontrol berkedalaman 3 meter untuk
menyaring air yang masuk ke dalam embung. Sementara untuk mengendalikan debit
air, embung tersebut juga dilengkapi sebuah pintu air selebar 1 meter.
Ditambahnya pintu air yang dipasang di embung tersebut persisi dengan pintu air
di bendung-bendung. Dimana untuk pengoperasiannya masih dilakukan secara
manual.
