Senin, 17 Juni 2013

Kritik Pembangunan UNNES ?!!?!?


Di artikel saya kali ini akan membahas pembangunan gedung fakultas di UNNES. Bingung dengan pembangunan gedung yang selalu berjalan setengah-setengah, mengapa bisa seperti itu ???apakah dana yang ada untuk pembangunan gedung itu kurang atau bagaimana ?kalo bisa melaksanakn pembangunan setengah-setengah seperti itu, pembangunan yang stengah-setengah akan terlihat seperti ada ketidakseriusan staf perguruan tinggi tersebut dan akan merusak pemandangan karena melihat kondisi gedung yang setengah jadi dan akan terkesan seperti bangunan tua yang tidak terurus. Seharusnya jika ada niat untuk membangun gedung fakultas pembangunan dilakukan secara urut dan bertahap. Misalnya,pertama  pada rencana awal kan akan di bangun gedung IKM di depan gedung FE harusnya itu diselesaikan dahulu bukan malah dipasangi plang dulu dan akhirnya juga tidak jadi dibangun gedung. Yang kedua, pembangunan gedung yang ada dibelakang E2 Fakultas Teknik itu juga berjalan setengah jalan, jadi terlihat seperti tersendatnya dan adanya kendala pada dana pembangunan yang ada dari pemerintah. Yang ketiga dalam proyek pembangunan kolam renang di FIK sebetulnya pembangunan itu sudah selesai, dan hanya kurang mengecek sudah layak digunakan apa belum kolam renang tersebut, pembangunan tersebut harus segera diselesaikan karena setahu saya di pelajaran anak FIK itu ada mata kuliah renang, soalnya selama ini yang saya tahu anak olahraga di UNNES itu kalo ada mata kuliah praktek renang selalu praktek renang di GOR Jati Diri kalo nggak y di KODAM. Apakah melihat hal tersebut tidak disayangkan?? ?jika ada lahan kosong, ketika sudah dibangun malah belum teruji kelayakan pakainya. Dan yang terakhir pembangunan gedung FH nah meurut pantauan saya hanya gedung FH yang benar-benar diselesaikan, angkat jempol untuk hal ini. Setahu saya pembangunan FH ini dilaksanakan paling akhir sebelum gedung-gedung yang setengah jadi itu. Tapi kenapa yang harus dijadikan itu dulu ??Menurut saya pembangunan seperti itulah yang saya sebut sebagai pembangunan tidak bertahap dan secara runtut. Harusnya proyek pertama clear baru melaksanakan proyek kedua, proyek kedua selesai baru melaksakan proyek selanjutnya, begitu juga seterusnya. Jadi tidak ada pembangunan yang tersendat. Dan menurut saya pembangunan gedung tersendat karena pemerintah memberi dana sebagian besar cuma untuk konservasinya saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar